Heboh kedatangan Miyabi / Maria Ozawa

Tau tentang Miyabi / Maria Ozawa? Kalau belum bisa baca-baca dulu
disini atau disini buat yang versi Indonesianya.
Ini kutipan singkatnya:

Pada saat akhir Ramadhan 2009 di Indonesia, beredar kabar bahwa Miyabi akan datang ke Indonesia setelah Idul Fitri tahun 2009 untuk memenuhi panggilan salah satu studio film di Indonesia.
Dimana Film "Menculik Miyabi" akan dibintangi dan ditulis naskahnya oleh seorang blogger terkenal dan juga penulis yaitu Raditya Dika yang sebelumnya sukses lewat film 'Kambing Jantan' yah Sementara Miyabi tampil sebagai artis pendukungnya.di film ini Raditya Dika akan berperan sebagai Raffa. Karena terobsesi dengan Miyabi, ia pun berniat menculiknya. Maria Ozawa TIDAK AKAN bugil atau beradegan mesum jadi yang para bokepers (julukan pengemar video porno di Indonesia) berharap melihatnya sedang telanjang pasti hanya akan bisa menelan ludah.
Rencana mendatangkan bintang film porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, untuk bermain film di Indonesia mendapat penolakan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tampilnya Miyabi dinilai akan merusak citra Indonesia di mata negara lain.
Menurut Ma'ruf (ketua Majelis Ulama Indonesia), meski film yang akan dibintangi Miyabi itu bukan film porno, tapi citra di masyarakat sudah terbentuk bahwa Miyabi adalah bintang porno. Masyarakat akan punya kesan kurang baik terhadap film tersebut.
Di tengah kontroversial kedatangan Maria Ozawa, bintang porno Jepang yang lebih dikenal dengan nama Miyabi ke Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh justru punya pendapat yang lebih bijaksana. Ia mengatakan jika kedatangan Miyabi ke Indonesia secara legal tidak dilarang, tapi secara etika moral banyak pihak yang menentang kedatangannya.
Anggota Komisi VIII DPR, Ichwan Syam, termasuk yang menyatakan protes keras. Menurutnya, Indonesia yang memiliki mayoritas penduduk muslim harusnya menjaga citranya sebagai bangsa yang menolak simbol-simbol pornografi. “Masyarakat kita didominasi Muslim. Jangan sampai mereka menyanjung-nyanjung sesuatu yang tidak ideal,” ujar kader Partai Golkar ini pada Rakyat Merdeka Online.

Singkatnya dia adalah salah satu idola Adult Video (AV) / Blue Film (BF) terkenal yang berasal dari negeri matahari terbit. Belakangan ini sangat populer karena rupanya, Maxima Pictures ingin memboyongnya ke Indonesia untuk memerankan peran di film dengan judul sementaranya "Menculik Miyabi". Seiring kabar ini merebak, maka mulailah banyak yang menyuarakan status-nya. Mulai dari Pro - Kontra, hingga macam-macam reaksi lainnya. Bahkan ada yang minta agar Presiden bisa menasihatinya.
Yah lihat saja deh nanti reaksinya yang pada nolak, jangan-jangan pada antri masuk selimutnya Miyabi.

2 komentar:

  1. Lanjutkan saja mas bikin filmnya asal itu film baik di tontong oleh semua rakyat indonesia. saya berpendapat sama mas lanjutkan saja,saya juga sutradara.maju terus patang mundur..( MUI ) tolong orang yang mau berkarya jangan kau halangi.

    BalasHapus
  2. Sebenernya sih ga berpendapat kalau suruh lanjutkan. Tapi terserah dengan ketentuan pemerintah dan kesadaran produsernya.
    Tapi lihat hari ini, sang produsernya mundur tuh dengan syarat tidak melakukan shooting scene yang ada Miyabinya di Indonesia. Jadi yah di negara lain.
    *Mmm... nginep bareng Miyabi?? Siap2 aja deh trimain telpon terus2an dari pacar dan istrinya masing-masing krew dan talent yg ikut. Hehehe..*

    BalasHapus

Ada kesalahan di dalam gadget ini